Investasi pasar berkembang menawarkan potensi pengembalian yang lebih tinggi sekaligus sangat fluktuatif. Oleh karena itu, investor memasukkan ETF pasar negara berkembang dalam portofolio ETF mereka. ETF pasar berkembang yang populer adalah iShares MSCI Emerging Markets Index Fund (EEM).

ETF pasar berkembang regional seperti iShares MSCI Eastern Europe Index Fund (ESR) dan iShares S&P Latin America 40 Index Fund (ILF) menawarkan eksposur ke segmen geografis yang berbeda.

Sekarang ETF baru telah tersedia untuk investasi khususnya di Asia Tenggara … Global X FTSE ASEAN 40 ETF (ASEA). ETF berupaya melacak kinerja harga dan hasil saham yang termasuk dalam Indeks FTSE ASEAN 40.

ASEAN

Pada tahun 1967 Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand membentuk blok ekonomi yang disebut Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui perdagangan bebas antar negara tersebut. Sejak itu, ASEAN telah berkembang dan saat ini mencakup Brunei, Kamboja, Laos, Myanmar dan Vietnam, Indonesia (implementasi MEA di indonesia)

Manfaat & Risiko ETF ASEAN

ETF ASEAN Global X berinvestasi di 40 perusahaan terbesar di lima negara anggota pendiri ASEAN. ETF saat ini memiliki bobot sebagai berikut: Singapura 41%, Malaysia 33%, Indonesia 15%, Thailand 11%, dan Filipina 1%.

Asia Tenggara adalah salah satu kawasan dengan pertumbuhan tercepat dalam ekonomi global. Singapura dianggap sebagai pasar yang maju. Ekonomi Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand berkembang pesat berkat kebijakan liberalisasi ekonomi mereka yang mempromosikan investasi langsung asing, ketersediaan tenaga kerja terampil dengan upah rendah, dan perdagangan bilateral dengan China. Kelas menengah makmur yang tumbuh cepat meningkatkan permintaan akan banyak barang dan jasa konsumen.

Lebih dari 40% aset ETF Global X ASEAN diinvestasikan di Singapura, menimbulkan risiko konsentrasi negara. Risiko lainnya adalah ketergantungan negara-negara ASEAN pada China. Seperti ETF pasar berkembang lainnya, ETF ASEAN membawa risiko yang terkait dengan mata uang asing, inflasi yang lebih tinggi dan nasionalisasi perusahaan tempat ETF berinvestasi.

Strategi Investasi

Investor dapat menggunakan strategi inti dan satelit untuk membangun portofolio ETF pasar negara berkembang. Mereka dapat mempertimbangkan untuk menggunakan Vanguard ETF (VWO) untuk bagian inti dari portofolio ETF. ETF Vanguard serta dana indeks kelompok sektor dan industri dirancang untuk melacak indeks target. VWO melacak Indeks Pasar Berkembang Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Dengan hanya 7% dari asetnya yang diinvestasikan di pasar negara berkembang ASEAN, Vanguard ETF hanya menawarkan eksposur terbatas ke ASEAN. Investor dapat menggunakan ETF Global X ASEAN sebagai bagian satelit dari portofolio ETF mereka.

ETF Khusus Negara

Investor memiliki pilihan untuk berinvestasi di ETF spesifik negara di ASEAN, yaitu iShares MSCI Indonesia Investable Market Index Fund (EIDO), iShares MSCI Malaysia Index Fund (EWM), iShares MSCI Philippines Investable Market Index Fund, (EPHE), iShares MSCI Singapura Index Fund (EWS), dan iShares MSCI Thailand Investable Market Index Fund (THD).

ETF Pasar Berkembang Regional Baru

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *